3_fakta_mencengangkan_seorang_isaac_newton

Ilmuwan fenomenal yang sangat disayang oleh sejarah berkat teori delusional bernama Gravitasi, ternyata menyimpan beberapa fakta mencengangkan yang sengaja tidak pernah disorot media dan sistem pendidikan kita selama ini!

Ilmuwan yang mengklaim menemukan kalkulus di saat umur 26 tahun, memang terdeteksi bagi kalangan penggila konspirasi adalah seorang okultisme tulen yang berhasil membungkusnya dengan “sains modern,” sayangnya publik terlanjur malas untuk mencari tahu lebih tentang seseorang yang pahamnya diyakini oleh mayoritas manusia sampai saat ini: Gravitasi.

“Mari kita bicara fakta, bukan sekedar dogma atau konspirasi semata.”

3_fakta_mencengangkan_seorang_isaac_newton

•••

Mencari Rahasia Batu yang Bertuah

3_fakta_mencengangkan_seorang_isaac_newton
Batu yang Bertuah

Banyak yang tidak diungkap tentang Newton, terutama ketika ia mati di umur 82 tahun, tubuhnya mengandung kadar zat merkuri 40 kali lipat di atas manusia normal! Bukti otentik pada rambutnya menunjukkan bahwa Newton semasa hidup berusaha untuk memecahkan “sesuatu”.

Perlu diketahui, dalam dunia okultisme yang sudah ada ribuan tahun lalu, terdapat istilah “Philosopher Stone”. Batu yang Bertuah.

3_fakta_mencengangkan_seorang_isaac_newton

Rumusan – hierarki Newton tentang “Philosopher Stone.”

Batu tersebut memiliki banyak kesaktian, salah satunya mengubah bentuk material menjadi emas, bahkan dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit kotor yang ada di dunia. Acapkali sebuah objek tersentuh oleh “Batu bertuah” ini, maka objek tersebut akan berubah menjadi hal sempurna, positif dan baik. Bahkan segala macam penyakit sampai suatu zat materi mampu diubahnya.

Newton dikabarkan menghabiskan 30 tahun selama hidupnya untuk mencari tahu, bagaimana caranya menciptakan “Philosopher Stone.” Bertahun-tahun bereksperimen dengan berbagai elemen – materi, mengekstrak macam-macam materi yang mengandung sulfur.

3_fakta_mencengangkan_seorang_isaac_newton

Ia berkutat dengan zat-zat seperti merkuri dan antimoni (yang dimana keduanya mengandung racun), demi tujuannya itu. Newton juga ahli dalam bidang kimia (alchemy), selain matematika. Perlu diketahui, bahwa Alchemy sangat erat kaitannya dengan ajaran Hermetisme dan ancient Egypt, menurut Manly P. Hall dalam bukunya “The Secret Teaching of All Ages.”

3_fakta_mencengangkan_seorang_isaac_newton
Hermes Trimegistus
•••

Memprediksi Kapan Berakhirnya Dunia, Kiamat!

3_fakta_mencengangkan_seorang_isaac_newton

Penganut Okultisme sangat mempercayai hal-hal yang gaib, pada jaman dimana eksisnya pemaham Okultisme, mereka sangat mempercayai ahli nujum, ramalan, dan hal-hal mistisme lainnya. Newton seakan berperan selayaknya Nostradamus, sang peramal. Ia meramalkan dunia mendekati kiamat pada tahun 2060!

“It may end later, but I see no reason for its ending sooner,” tulis Newton. Beralibi dengan pendeketan perhitungan Matematika, ia menganalisa prediksi kiamat ini berdasarkan Book Of Daniel dan kalkulasinya berdasarkan kalendar Gregorian. 

Padahal kita tahu, banyaknya manipulasi waktu sejak berlakunya kalendar Julian sampai ke Gregorian bukan?

Ia juga mengklaim bahwa suatu saat nanti kaum Yahudi akan kembali ke tanah suci mereka, yakni Yerusalem. Jadi, sebelum jauh berbicara tentang hal saintifik bagi para Newtonian, ada baiknya kalian pertanyakan sejarah dan faktanya idola kalian: apakah pemikirannya ilmiah atau justru “cocoklogi”?

•••

Filosofi “Jews” dan Mistisme

Periode antara abad ke-17 dan 18, banyak terjadi sentimentil – permusuhan terhadap orang-orang Yahudi di kalangan Kristen Eropa. Banyak yang “dikeluarkan” dari Inggris pada tahun 1290. Kemudian banyak yang kembali dari pengasingan di era Newton eksis. Banyak yang tidak tahu bahwa Newton mendalami Talmud dan Kabbalah.

3_fakta_mencengangkan_seorang_isaac_newton

Newton tidak berpaham seperti kebanyakan teman-teman ilmuwannya, yang mempercayai non-materi mempengaruhi  bentuk fisik sesuatu hal di dunia. Hal itu dikenal dalam dunia kimia dan astrologi sebagai “spirits”, atau nyawa – roh.

Dalam salinannya, Maimonides’ Mishne Torah, ia mengacu dan meyakini kepada pemikiran Zohar (Seppher Zohar). Buku fundamental mistisme kaum Yahudi, bersamaan ia menyebut nama-nama para Rabi seperti Hillel dan Shammai sebagai bentuk dukungannya terhadap ajaran kuno Yahudi tersebut.

Ekonom John Maynar Keynes yang sangat mengagumi seorang Newton, menjabarkan tentang jurnal Newton yang tidak pernah dirilis umum: “Newton, a Judaic Monotheist of The School of Maimonides.”

John Locke sang teman dekat Newton, memperhatikan bahwa Newton seringkali berdiskusi seputar penciptaan materi oleh Tuhan sebagai proses penarikan diri. Sedangkan Locke yang juga lulusan Teologi, memahaminya dalam konsep mistisme Yahudi yang dikenal dengan “Tzimtzum.”

3_fakta_mencengangkan_seorang_isaac_newton
Via slideplayer

 

•••

Bagaimana Newtonian, masihkah kalian mengidolakan seorang ilmuwan yang sebenarnya membungkus sisi Okultisme dalam dirinya dengan tameng “sains modern”?

Memang, “The truth is stranger than fiction.”


Referensi via toptenz

BACA JUGA  Penyebab Kenapa Sulitnya Kita Menerima Realita Sebuah Konspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *